Internet of Things vs. Manajemen Armada!
(IoT) Internet of Things adalah lingkungan luas yang terdiri dari objek fisik, perangkat, atau sensor yang terhubung ke internet. Setiap perangkat digital, objek, atau orang yang dapat mentransfer data melalui media jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia-komputer, yang dapat dikendalikan dan dipantau dari jarak jauh.
Manajemen armada adalah teknik industri untuk mengatur dan meningkatkan efisiensi serta produktivitas sumber daya dan mengurangi biaya pengendalian kendaraan. Dengan demikian, dalam Sistem Manajemen Armada Internet of Things (IoT) dianggap sebagai ekosistem dari berbagai teknologi yang digunakan dalam armada, seperti sensor komoditas, aktivitas waktu nyata, jaringan nirkabel, sistem kontrol, sistem tertanam, dan pembelajaran mesin.
Bagaimana IoT Bekerja dalam Manajemen Armada?
- Pada awalnya, perusahaan operator armada tidak memiliki banyak sistem konektivitas. Meskipun memiliki perangkat seperti telepon seluler dan sensor GPS, mereka tidak mampu memberikan data yang akurat. Akibatnya, timbul masalah seperti perawatan dan hilangnya kendali atas kendaraan. Dengan munculnya Teknologi IoT yang menawarkan beberapa alat baru seperti kamera streaming kendaraan secara langsung, penjadwalan, manajemen muatan, perilaku pengemudi, dan pelacakan kendaraan, pola kerja perusahaan armada telah berubah.
- Seperti yang disebutkan di atas, berbagai perangkat atau objek yang mendukung IoT, seperti sensor dan fitur waktu nyata, digunakan dalam sebuah armada. Objek-objek ini mengirimkan data waktu nyata melalui jaringan yang terhubung ke internet. Setelah mengumpulkan dan menganalisis data ini dari masing-masing kendaraan, hal ini membantu operator armada dan pengemudi.
- IoT umumnya memanfaatkan 3 teknologi yang mendukung manajemen armada, yaitu RFID (Radio-Frequency Identification), GPS (Global Positioning System), OBD I (Onboard Diagnostic), dan OBD II.
- RFID menghasilkan informasi yang akurat dan andal untuk mengelola perilaku armada secara konsisten. Kendaraan armada menggunakan tag RFID untuk identifikasi nirkabel yang detail dan otomatis.
- GPS menyediakan peta rute waktu nyata, informasi rute, dan pembaruan cuaca untuk perjalanan armada.
- Perangkat OBD memantau perilaku kendaraan, menghasilkan peringatan, memeriksa konsumsi bahan bakar dan jarak tempuh, serta mendeteksi kerusakan mesin.
Poin-Poin Penting Menggunakan Produk IoT dalam Manajemen Armada
Fungsi Otomatis
Penggunaan IoT dalam manajemen armada menawarkan keuntungan signifikan: mengotomatiskan berbagai fungsi kendaraan. Perangkat kendaraan terhubung ke sistem IoT, memungkinkan klien untuk memahami dan membuat alur kerja harian untuk mengelola logistik dan perencanaan perjalanan dengan mudah. IoT memungkinkan perusahaan logistik untuk melacak armada dari jarak jauh di mana saja, kapan saja. Selain itu, proses otomatis membantu pengemudi dalam memeriksa kondisi kendaraan, menerima peringatan cuaca, dan mengubah rute dalam keadaan darurat.
Analisis yang Lebih Baik
Berbagai sensor di dalam kendaraan terhubung dengan sistem IoT yang memberikan informasi akurat yang membantu perusahaan manajemen armada untuk mendapatkan informasi berguna tentang kecepatan kendaraan saat beroperasi, status idle kendaraan, konsumsi bahan bakardan perilaku pengemudi. Fitur analisis yang lebih baik memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja dan membuat keputusan yang akurat terkait proses dan peralatan.
Manfaat Kompetitif
Para pelopor penerapan IoT dalam proses manajemen armada mereka unggul dibandingkan para pesaingnya. IoT memangkas biaya perawatan kendaraan dengan meningkatkan kinerja dan produktivitas armada. Data dari IoT memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan peningkatan alur kerja secara instan bagi perusahaan manajemen armada. Oleh karena itu, IoT akan menjadi tulang punggung industri manajemen armada di tahun-tahun mendatang.